Crowdfunding

Wujudkan.com Crowdfunding School Pertama

Untuk pertama kalinya, Wujudkan.com berhasil mengadakan Wujudkan.com Crowdfunding School bagi teman-teman yang ingin menggalang dana lewat sistem crowdfunding. Kami menyadari bahwa menggalang dana lewat sistem crowdfunding membutuhkan persiapan yang matang agar calon Kreator Wujudkan.com dapat menggalang dana dengan optimal. Materi yang kami bagikan merupakan hasil sharing Kreator yang telah sukses menggalang dana kepada Tim Wujudkan.

Wujudkan.com Crowdfunding School yang pertama ini bisa terselenggara berkat program Let’s Spark Something dari DBS Bank. DBS Bank memberikan dukungan kepada Wujudkan.com untuk melaksanakan workshop gratis bagi teman-teman yang ingin menggalang dana lewat sistem Crowdfunding. Jakarta dan Bandung menjadi kota yang terpilih untuk diadakan Wujudkan.com Crowdfunding School.

Terasa antusiasme peserta lewat pendaftaran yang membludak, bahkan sampai hari H. Selain itu, saat mengikuti 3 sesi, peserta semangat tanya jawab. Selain fokus pada cara penggalangan dana dengan sistem crowdfunding, Wujudkan.com juga mengajak profesional di bidangnya untuk berbicara mengenai Business Plan. Peserta pun makin antusias untuk bertanya, mengingat business plan merupakan titik awal sebelum memutuskan untuk menggalang dana lewat sistem crowdfunding.

Wujudkan.com juga diundang oleh DBS Bank untuk bicara mengenai crowdfunding di beberapa universitas di Jakarta. Tim Wujudkan gembira telah dapat berbagi informasi tentang penggalangan dana dengan sistem crowdfunding lewat event-event bersama teman-teman DBS Bank. Nah untuk kamu yang belum sempat ikutan, jangan sampai terlewat event selanjutnya ya!

Cara Menentukan Penghargaan

Penghargaan adalah bentuk terima kasih kamu kepada para Pewujud yang sudah memberikan donasi. Setelah menentukan konsep Kreasimu, sekarang kamu tinggal menentukan Penghargaan yang akan kamu berikan jika kampanyemu berhasil.

Bagaimana menentukan Penghargaan yang tepat?

Bentuk-bentuk penghargaan bermacam-macam. Mulai dari ucapan terima kasih, 642-732 pdf sampai ke DVD film yang kamu bikin, atau bahkan sebuah konser mini. Semakin menarik Penghargaanmu, maka Pewujud akan semakin tertarik untuk membantu.

 Ingat: buat Penghargaan yang kamu suka dan pengin banget dapetin. Kalau kamu suka, kemungkinan orang lain juga suka.

Jangan lupa riset, ya! Tanya teman-temanmu, atau komunitas yang berkaitan dengan Kreasimu, Penghargaan apa yang ingin mereka dapatkan jika memberikan donasi. Atau malah kamu juga bisa minta mereka nyumbang ide. Siapa tau mereka punya ide menarik!

Jenis-jenis Penghargaan

  1. Memorabilia

Selain karena pengin dapet Penghargaan yang menarik, alasan lain kenapa Pewujud tertarik untuk memberi donasi adalah mereka ingin bisa membantumu mewujudkan mimpi dan melihat Kreasi kamu terealisasi. DVD film, buku, album music, bisa jadi pilihan.

Tips: agar lebih menarik kamu bisa membuat ‘edisi khusus’ best online casino alias ‘limited edition’.

  1. Kolaborasi

Kolaborasi juga bisa jadi ide menarik. Kalau kamu membuat film, Pewujud bisa ikut jadi pemeran figuran atau namanya dicantumkan di kredit akhir film. Kalau kamu membuat komik, game,jn0-643 dumps atau novel, Pewujud bisa diikutkan di dalam ilustrasinya.

  1. Pengalaman Yang Berkesan

Sebagai bentuk Penghargaan, kamu bisa memberikan pengalaman yang akan meninggalkan kesan bagi Pewujud. Biar bisa diinget-inget terus, gitu. Bentuknya bisa konser mini, bisa kunjungan ke tempat syuting, atau undangan makan malam bersama para pemeran film.

Oh iya, perlu diingat, ada bentuk-bentuk Penghargaan yang TIDAK diterima Wujudkan. Seperti:

  1. Penghargaan dalam bentuk saham atau uang,
  2. Penghargaan dalam bentuk undian atau kupon.
  3. Penghargaan yang berbau SARA dan melecehkan.

Buatlah beberapa pilihan Penghargaan supaya para Pewujud bisa memilih paket mana yang mereka sukai dan seberapa besar mereka bisa memberikan donasi. Kamu bisa memberikan Penghargaan yang berbeda di setiap kelipatan uang.

Contoh: untuk donasi Rp 100.000, penghargaanya bisa berupa buku. Donasi Rp. 250.000, penghargaanya bisa berupa buku dan tas kanvas. Donasi Rp. 1.000.000, bisa dalam bentuk undangan makan malam bersama para Pewujud, atau undangan launching.

Langkah selanjutnya, adalah menghitung biaya yang akan kamu keluarkan untuk Penghargaan. Kan gak lucu kalau kamu berkampanye tapi akhirnya harus nombok karena budgeting yang tidak matang. Buatlah daftar rincian pengeluaran. Mulai dari ongkos pengrajin, ongkos bahan mentah, atau ongkos kurir. Jangan lupa informasikan berapa lama proses pembuatannya dan berapa lama waktu pengiriman kepada Pewujud, ya!

Bagamana? Tidak sulit kan? 😉

 

Cara Merencanakan Konsep Crowdfunding

Salah satu syarat suksesnya Crowdfunding adalah perencanaan yang matang. Kalau konsepnya sudah jelas, kamu jadi gak perlu menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, ngetwit berpuluh kali setiap hari, atau bahkan ambil cuti selama penggalangan dana. Jadi gak ribet, kan? Berikut cara-cara merencanakan Crowdfunding dengan tepat agar Kreasimu bisa terwujud:

Konsep
Sekitar 2-3 bulan sebelum kamu memulai kampanye, langkah pertama adalah kamu harus melakukan riset dan menentukan 5W1H:

What: Seperti apa Kreasimu?
Apakah tentang Film? Apa genre-nya? Seperti apa ceritanya?
Setelah Kreasimu terwujud, kamu akan menggunakan uangnya untuk apa saja? (Membeli mesin, menyewa bangunan, membayar ongkos pembuatan, dll.)200-125 dumps

Where:Di mana Kreasimu akan dibuat/dilaksanakan?
Proses syuting dilakukan di payakumbuh, atau Kreasi Taman Bacaan di NTB, dll.

When:
Kapan kamu ingin Kreasimu terealisasi?
Kapan kamu akan memulai kampanye?
Kapan kampanyemu berakhir?
Kapan Pewujud nbso online casino reviews tau progress Kreasimu & penghargaan telah dikirim?

Who:
Siapa Kreatornya?
Siapa yang membantu proses kampanye?
Siapa target kampanyemu (calon Pewujud)?
Siapa yang diuntungkan dari Kreasimu?

Why:
Kenapa kamu memilih Kreasi ini?
Kenapa Pewujud harus membatu mewujudkan Kreasimu?
How?
Bagaimana caranya?
Berapa banyak dana yang kamu butuhkan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan membantumu dalam membuat konsep. Kebanyakan Pewujud memberikan donasi karena mereka ingin membantu mewujudkan mimpi, jadi, ketika mereka bertanya “kenapa saya harus memberikan donasi?” jawaban yang ingin didengar ya jelas bukan “butuh duit”, kan?

Budget
Setelah kamu melakukan riset dan menuliskan konsep Kreasimu,352-001 pdf langkah selanjutnya adalah menentukan budget alias anggaran dana. Buatlah list perkiraan pengeluaran dimulai dari yang paling penting. Seperti: ongkos tukang, biaya beli bahan baku, biaya kurir, dll.

Kisah Sukses
Tim Wujudkan akan mewawancara Kreator yang sukses menggalang dana. Mereka akan memberikan tips dan trik supaya kampanye berhasil, dan gak cuma itu, mereka juga menjelaskan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi selama kampanye. Ini kesempatanmu untuk “berguru” pada mereka. Siapa tau kampanyemu jadi lebih sukses!

Cara Mengoptimalkan Facebook Untuk Kampanye

fb

Pengguna Facebook di Indonesia begitu fantastis. Tahun 2014 ada lebih dari 60 juta users di Indonesia. Dan diperkirakan di tahun 2015, jumlah ini akan bertambah lebih dari 10%.

Pasti, deh, hampir semua teman-teman dan keluarga kamu punya Facebook. Apalagi ditunjang dengan fitur-fiturnya yang banyak banget, Facebook sangat bisa jadi alat yang paling mudah untuk kampanye crowdfunding kamu.

1. Post dengan gambar supaya menarik perhatian calon Pewujud. Jangan nbso online casino reviews lupa sertakan link Kreasimu dan sedikit informasi.
2. Usahakan post yang dibuat dapat dengan mudah dishare ulang oleh para pendukungmu.
3. Sama seperti Twitter dan sosial media lainnya, repetisi penting sekali. Dalam satu hari, kamu bisa 3-4 kali post.
4. Dan supaya Kreasimu menarik lebih banyak Pewujud, kamu juga bisa mencoba Facebook Ads yang dapat dengan mudah diatur sendiri.

Cara Mengoptimalkan Email, SMS, dan BBM

email

  1. Kumpulkan dan buatlah daftar kontak dari orang-orang yang kamu kenal untuk langkah awal penyebaran informasi penggalangan dana yang kamu jalankan. Bisa teman-temanmu, keluargamu, atau keluarganya teman-temanmu. Semakin banyak orang yang kamu kumpulkan, maka kesempatan Kreasimu untuk mendapatkan donasi semakin besar.
  1. Kirimkan informasi awal online casino tentang Kreasi kamu dan jangan lupa sertakan tautan (link) halaman Kreasi kamu di Wujudkan.

Tips: Buatlah satu url yang sudah dipendekkan. Kamu bisa menggunakan layanan gratis dari http://goo.gl dan http://bitly.com. Ini akan berguna ketika kamu berkampanye lewat sosial media yang jumlah karakternya dibatasi, seperti Twitter.

  1. Menjelang masa akhir penggalangan danamu, kirimkan lagi informasi tentang Kreasi kamu. Sekaligus juga mengingatkan para Pewujud kalau kreasimu akan segera berakhir. Jangan sungkan untuk mengulang-ulang ajakanmu ya! Dalam kampanye crowdfunding, repetisi adalah salah satu kunci 😀

Kejutan Kecil Untuk Anak-Anak di Lereng Merapi

Berawal dari rekomendasi beberapa teman, Skolastika Pertiwi iseng-iseng melihat website Wujudkan. Waktu itu, dia sama sekali belum kepikiran untuk membuat apapun. Tapi, setelah membaca-baca lebih lanjut, Tika akhirnya memutuskan untuk ikut menggalang dana.

Tika, yang pada dasarnya suka berinteraksi dengan anak-anak dan alam, ingin membuat suatu karya mumpung ia ditugaskan di SD yang letaknya di lereng barat Merapi. “Ini komitmen saya untuk menjaga hutan.” Dari sanalah Tika mulai rajin menulis. Dan akhirnya, tercetuslah ide untuk membuat film dokumenter dengan fokus satwa-satwa liar di hutan sekitar Merapi.

Eh, gak disangka ternyata Kreasinya terwujud pada 6 Oktober lalu! Tika dan kawan-kawannya berhasil menggalang 107% dari target dana yang awalnya ia rencanakan, lho. Keren! Padahal, awalnya, Tika mengaku kalau ia tidak memiliki ekspektasi apapun tentang Wujudkan. “Kami terbiasa produksi dengan dana yang sangat terbatas dan patungan antar teman-teman sendiri”, ujarnya.

Tapi melalui Wujudkan best online casino Tika mengaku ia mendapatkan banyak sekali dukungan. Tidak hanya dari Tim Wujudkan saja, tapi juga dari orang-orang yang sama sekali tidak dikenalnya. Hal ini memberikan kesan tersendiri. Akhirnya ia bisa membuat film dengan layak dengan dukungan dari begitu banyak pihak.

“Merekalah yang membuat kami bertekad untuk menyelesaikan film ini dengan sebaik-baiknya.”

Menggalang dana memang bukan pekerjaan yang gampang. Tika mengaku kalau selama proses kampanye, ia banyak dibantu oleh Tim Wujudkan. “Tim Wujudkan sangat membantu kami. Memberi masukan dan juga mengingatkan. Hal-hal seperti ini membuat kami merasa diperhatikan. Dan membuat kami bersemangat mengerjakan proyek ini.”

Nah, sudah sampai manakah produksinya?

Saat ini Kreasi anak-anak hilang sudah masuk ke dalam tahap akhir produksi dan sebentar lagi akan masuk penyuntingan.

Tapi, ada satu hal menarik di balik produksi film ini. Ternyata Kreasi ini merupakan kejutan kecil untuk anak-anak SD Kanisius Prontakan!

“Sebenarnya anak-anak itu belum tahu pasti film ini nantinya akan seperti apa. Makanya sekarang pun mereka masih penasaran dan menunggu-nunggu.”

Tika dan kawan-kawan memang melibatkan anak-anak ini dalam proses produksi. Dan karena ini adalah film dokumenter, pengambilan gambarnya pun diusahakan senatural mungkin.

Wuih. Menarik sekali!

Selamat, Tika! Kami pun jadi ikut penasaraaaan. 😀

Menggalang Sumber Daya = Membangun Komunitas

sympathy circle
(gambar ilustrasi oleh user Flickr ChristopherA)

Sejak adanya Wujudkan 2 tahun lalu, saya menjadi lebih sering memperhatikan bagaimana cara berbagai organisasi menggalang sumber daya (bukan sekedar dana). Ada beberapa organisasi/gerakan yang menurut saya melakukannya dengan sangat baik dan hal ini tentu menjadi pembelajaran juga bagi saya. Saat semua orang dibombardir dengan arus informasi yang deras, tentu makin sulit untuk mendapat perhatian dari publik. Bahkan mereka yang mendapat perhatian pun belum tentu berhasil menggalang sumber daya yang dibutuhkan. Simpati belum tentu menjadi solusi.

Ada beberapa hal yang saya lihat menjadi faktor penting bagi suksesnya sebuah organisasi atau gerakan menggalang sumber daya yang dibutuhkan. Yang pertama tentu adalah kreativitas dalam merancang proyeknya. Proyek yang kreatif akan menarik perhatian orang untuk mencari tahu lebih jauh tentang proyek tersebut. Membuat film dokumenter tentang keindahan alam Indonesia? Mungkin ada ribuan orang lain di Indonesia yang berpikiran sama. Tetapi apa yang dilakukan oleh para pembuat film Epic Java sangat memukau sehingga ramai dibicarakan dan sempat menjadi ‘hot thread’ di forum Kaskus. Hal ini bahkan sudah dilakukan sebelum mereka menggalang dana untuk finishing film tersebut. Walhasil mereka sudah memiliki basis penggemar atau simpatisan yang banyak. Dan para simpatisan ini benar-benar mencintai proyeknya hingga pada saat tim Epic Java menggalang dana, mereka langsung mendukung dengan dana dan hal lain.

Memiliki simpatisan, atau penggemar, atau fans, atau apalah sebutan lainnya sangat penting. Mereka menjadi sebuah komunitas, tanpa harus mengenal satu dengan yang lain. Mereka memiliki satu kesamaan: ketertarikan dan kesukaan terhadap sesuatu. Sebenarnya tidak sekedar berhenti di situ saja. Di jaman Facebook ini, begitu mudahnya orang memberi ‘jempol’ dengan mengklik tombol ‘Like’. Tetapi sekedar mengumpulkan ‘Likes’ bukan berarti komunitas sudah terbentuk.

Komunitas yang berharga adalah mereka yang mau menceritakan tentang proyek Anda kepada orang di sekitarnya. Bahkan lebih dari itu, mereka juga mengajak orang lain untuk berbuat hal yang sama. Secara naluri, manusia akan lebih mudah bersimpati kepada sesuatu yang juga disukai dan diceritakan oleh seorang kenalan. Sebuah komunitas yang kuat akan mengajak semua orang di sekitarnya untuk berbuat yang sama, sehingga menjadi sebuah gerakan bukan hanya wacana.

Salah satu contoh lagi yang saya sangat sukai adalah Sanggar Anak Akar. Mereka secara konsisten memberikan pendidikan alternatif untuk anak-anak dari berbagai komunitas urban yang mungkin tidak tersentuh pendidikan formal, atau membutuhkan lebih dari itu. Memberikan mereka sebuah alternatif sehingga tidak hidup di jalanan. Sudah 20 tahun lebih mereka secara konsisten melakukan kegiatan-kegiatan seperti ini. Sepanjang waktu itulah juga mereka terus berkampanye secara gerilya dan membangun komunitas, orang-orang yang percaya akan misi mereka dan tergerak untuk membantu.

Setiap kali Sanggar Anak Akar akan membuat sebuah acara besar, tentu dibutuhkan sumber daya di luar kegiatan operasional biasa. Saat-saat inilah terlihat betapa hebatnya kekuatan komunitas mereka. Berbagai sumbangan, baik berupa tenaga, barang ataupun uang diberikan oleh komunitas ini. Sehingga beberapa kali sudah mengadakan pergelaran yang berskala cukup besar. Dan semua ini dilakukan tanpa pernah menerima dana bantuan pemerintah. Hal ini juga menjadi pembelajaran bagi lembaga-lembaga serupa yang menggantungkan kegiatannya pada dana hibah dari budget pemerintah, bahwa apabila sebuah komunitas yang percaya sudah terbentuk, segalanya menjadi mungkin.

Kedua contoh di atas mungkin kelihatan berbeda. Komunitas Sanggar Anak Akar terbentuk secara offline, karena memang kegiatan sudah dilakukan sejak jaman internet belum merakyat. Sementara Epic Java benar-benar menggalang komunitasnya secara online melalui forum Kaskus. Tetapi kita bisa mengambil pelajaran yang sama: bahwa membentuk sebuah komunitas tidak bisa dilakukan secara instan. Membentuk komunitas bukan hanya pada saat membutuhkan sumber daya, tetapi jauh sebelum itu dengan mencari orang yang peduli akan karya kita. Apabila komunitas terbentuk dengan benar, maka akan mendapatkan hubungan yang kuat bukan sekedar simpati dari orang asing. Dengan hubungan yang kuat ini, penggalangan sumber daya menjadi sangat terbantu.

Mari kita tunjukkan karya kita dan membangun hubungan dengan komunitas, mereka yang peduli dengan cerita kita.